|
Logo/
lambang Pangudi Luhur diciptakan oleh Bpk. R. Bobby Harry Sutoppo.
Beliau adalah guru olahraga SMU Pangudi Luhur I Jakarta. Logo
ini diciptakan pada tahun 1966, saat diresmikan penggunaan gedung
SMA dan SMP Pangudi Luhur.
Tujuan
penciptaan logo tersebut agar seluruh personel merasa ikut bertanggung
jawab terhadap eksistensi/keberadaan sekolah Pangudi Luhur sebagai
lembaga pendidikan Katolik yang ingin mendampingi pesert didiknya
untuk bisa berkembang secara mandiri / menjadi manusia seutuhnya.
1. Makna warna pada logo Pangudi Luhur.
a. Warna dasar logo
kuning, melambangkan agung luhur, cinta kasih.
b. Warna biru pada
layar yang terbuka melambangkan kedalaman, kelembutan dan perkasa.
c. Warna merah berarti
berani.
d. Warna putih berarti
suci.
e. Warna hitam berarti
tegas dan kuat.
2. Makna salib pada logo Pangudi Luhur.
Salib
dalam logo Pangudi Luhur merupakan lambang bahwa pendidikan di
Pangudi Luhur bernafaskan Iman Katolik. Dasar-dasar pendidikan
yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip ajaran kristiani, serta
berlandaskan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.
3. Makna layar pada Logo Pangudi Luhur.
Layar
terkembang tersebut mengandung makna bahwa "Pendidikan di
Pangudi Luhur tidak akan pernah berhenti ataupun surut, melainkan
akan maju dan berkembang secara terus-menerus."
Layar terkembang tersebut terbatasi oleh tiga garis yang berwarna
hitam secara jelas dan saling berhubungan mengandung makna : "Ing
Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani."
4. Arti Logo secara keseluruhan.
Secara
simbolis Logo Pangudi Luhur tersebut mengandung makna, bahwa "Pendidikan
di Pangudi Luhur, mengemban misi pendampingan kaum muda untuk
mencapai cita-cita sebagai putra bangsa yang berani, agung dan
luhur penuh keperkasaan, dan ketegasan serta kebijaksanaan dengan
memegang teguh prinsip-prinsip Kristiani, berdasarkan UUD '45
dan Pancasila tanpa kenal putus asa untuk maju terus pantang mundur.
|